Berita

  • Gelar Seminar Internasional, UKJP Hadirkan Pakar dari Empat Negara

    • 22,Jun 2026
    • Posted By : Humas
    • 0 Comments
    • Seminar Internasional Hybrid
    • ukjp
    • Universitas Kurnia Jaya Persada
    Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) Palopo menggelar Seminar Internasional Hybrid dalam rangka memperingati dua dekade perjalanannya pada Sabtu (20/6/2026) di Aula UKJP Palopo. Mengusung tema “Sinergi Ilmu Kesehatan dan Sosial Humaniora Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi Digital untuk Kesehatan,” kegiatan ini menjadi wadah pertukaran gagasan dan hasil riset yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai daerah dan negara. Didukung oleh Kementerian Kesehatan RI, LPKJP, dan program Diktisaintek Berdampak, seminar ini juga diikuti oleh seluruh civitas akademika UKJP, termasuk mahasiswa dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, serta Fakultas Kesehatan, sebagai wujud komitmen membangun budaya akademik yang unggul dan berdaya saing global. Seminar menghadirkan enam pembicara dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Pakistan, yakni Prof. Dr. Abdul Sattar Saand, Associate Professor Dr. Siti Rosnah binti Maarof, Prof. Dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Khadizah binti Haji Abdul Mumin, Dr. Risma Haris, S.Si., M.Si., serta Dr. Mardiana Ahmad, S.ST., M.Keb. Beragam materi yang disampaikan membahas pemanfaatan teknologi cerdas untuk kesehatan, kesehatan perempuan, pangan fungsional berbasis daun kelor, pelayanan maternal yang inklusif, ecopreneurship kesehatan, hingga integrasi kearifan lokal dalam pelayanan pascapersalinan. Dalam sambutannya, Rektor UKJP, Prof. drg. Mansjur Nasir, Ph.D., Sp.Ort., menyampaikan bahwa melalui penyelenggaraan seminar internasional ini, UKJP berkomitmen memperkuat kolaborasi nasional dan internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas negara dan lintas disiplin ilmu menjadi langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan inovasi digital serta kearifan lokal sebagai solusi dalam pembangunan kesehatan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.(*)

Leave A Comment