Berita

  • Siapkan Bidan Unggul, UKJP Perkuat Kurikulum OBE Berbasis Kearifan Lokal

    • 26,Oct 2026
    • Posted By : Humas
    • 0 Comments
    • Kurikulum OBE
    • ukjp
    • Universitas Kurnia Jaya Persada
    • Workshop
    UKJP News – Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) terus memperkuat mutu pendidikan kebidanan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan, kebutuhan pelayanan kesehatan, dan tantangan profesi bidan di masa depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Review Kurikulum Berbasis OBE yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UKJP pada 22–24 Oktober 2026 melalui skema in-house training. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ketua Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan UKJP, Dr. Willhelmina Wahara, M.Keb., menegaskan bahwa review kurikulum merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. “Review kurikulum merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Keselarasan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), proses pembelajaran, metode penilaian, dan kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa menjadi landasan utama dalam menghasilkan bidan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Salah satu fokus utama workshop ini adalah penguatan mata kuliah penciri program studi yang mengusung inovasi promosi kesehatan reproduksi perempuan berbasis kearifan lokal sepanjang siklus kehidupan. Fokus tersebut merupakan implementasi visi dan misi program studi sekaligus memperkuat identitas keunggulan pendidikan kebidanan UKJP dalam mengintegrasikan pendekatan ilmiah dengan nilai sosial dan budaya masyarakat. Melalui penguatan mata kuliah penciri tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan inovasi promosi kesehatan reproduksi yang berbasis bukti ilmiah, kontekstual, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan perempuan pada berbagai tahapan kehidupan. Pemahaman terhadap karakteristik sosial budaya masyarakat juga diharapkan membantu calon bidan merancang edukasi kesehatan yang efektif, mudah diterima, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, tanpa mengesampingkan etika profesi, hak perempuan, maupun keselamatan pasien. Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran turut diarahkan untuk memperkuat peran bidan sebagai edukator dan mitra masyarakat dalam meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan inovasi promosi kesehatan yang tidak hanya memiliki landasan ilmiah, tetapi juga peka terhadap konteks budaya dan kebutuhan masyarakat. Selain mengevaluasi substansi kurikulum, workshop ini menjadi ruang kolaborasi bagi dosen untuk meninjau desain pembelajaran, menyelaraskan strategi penilaian, serta mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan berorientasi pada hasil. Dengan penerapan OBE yang lebih terarah dan konsisten, setiap kegiatan pembelajaran diharapkan berkontribusi nyata terhadap pencapaian kompetensi lulusan. Untuk memperkuat proses akademik tersebut, UKJP menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang pendidikan dan kebidanan, yakni Emy Suryani, M.Mid., Ph.D.; Dr. Nurmiaty, M.PH.; Dr. Willhelmina Wahara, M.Keb.; serta Ketua AIPKIND Sulawesi Selatan dan Barat, Dr. Amriani, M.Keb. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya wawasan dan memberikan penguatan konseptual serta praktis kepada dosen dalam merancang kurikulum yang relevan, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Keterlibatan organisasi profesi juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan kebidanan dan pemangku kepentingan, khususnya untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan perkembangan pendidikan kebidanan dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui workshop ini, UKJP menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan kapasitas dosen, serta menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada pencapaian kompetensi mahasiswa. Penguatan kurikulum tidak hanya diarahkan pada pemenuhan tuntutan akademik, tetapi juga pada pembentukan lulusan yang menjunjung tinggi profesionalisme, etika, empati, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kebidanan. Dengan mengintegrasikan pendekatan OBE dan inovasi promosi kesehatan reproduksi perempuan berbasis kearifan lokal, UKJP berupaya memperkuat karakteristik dan daya saing program studi dalam menghasilkan bidan yang unggul secara akademik, terampil secara profesional, serta peka terhadap kebutuhan sosial budaya masyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi kontribusi nyata UKJP dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan perempuan, ibu, dan anak, sekaligus mempersiapkan tenaga bidan yang adaptif dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di tingkat nasional maupun global. (Hms)

Leave A Comment